RSUD Batin Mangunang, Tanggamus, melakukan transformasi besar di tahun 2026 dengan mengadopsi teknologi digital seperti pendaftaran online via Mobile JKN dan rekam medis berbasis AI (‘SIMPANAN CAPTEN AI’) untuk meningkatkan efisiensi. Dipimpin oleh Direktur dr. Theresia Hutabarat dan didukung status Akreditasi Paripurna, rumah sakit ini juga mengembangkan layanan unggulan krusial, termasuk unit hemodialisa, UTD 24 jam, dan penambahan dokter spesialis, demi mewujudkan pelayanan kesehatan modern dan komprehensif bagi masyarakat Tanggamus.
Penulis: Suara Rakyat News
Prestasi dan Kinerja Aryan Saruhian sebagai Kepala Bappeda Lampung Selatan
Simak rekam jejak dan prestasi Ir. Aryan Saruhian sebagai Kepala Bappeda Lampung Selatan. Mengulas peran strategisnya dalam mengawal Program 100 Hari Kerja Bupati, strategi ekonomi pasca-Tol Trans Sumatera, hingga penyusunan RPJMD 2025-2029 dengan target pertumbuhan ekonomi 7 persen.
RSUD Batin Mangunang Pertegas Komitmen Pelayanan Prima, Direktur dr. Theresia: Evaluasi Menyeluruh Demi Keselamatan Pasien
Direktur RSUD Batin Mangunang, dr. Theresia, merespon cepat dinamika pelayanan dengan evaluasi total SOP IGD dan Laboratorium. Manajemen tegaskan komitmen keselamatan pasien dan pastikan dokter standby 24 jam. Simak langkah konkret perbaikan rumah sakit kebanggaan Tanggamus ini.
Realisasi Pendapatan Meleset, Pemprov Lampung Akui Ada Tunda Bayar di APBD 2025: Sektor Infrastruktur Terbesar
Pemprov Lampung konfirmasi tunda bayar di APBD 2025 akibat realisasi pendapatan meleset, terutama sektor PKB yang hanya capai 42%. Dinas PU jadi OPD dengan tunda bayar terbesar. Simak strategi Pemprov untuk 2026.
Dobrak Tradisi, Bupati Egi Lantik 17 Pejabat Eselon II Lampung Selatan di Ruang Terbuka Dermaga BOM Kalianda
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama melantik 17 pejabat Eselon II di Dermaga BOM Kalianda, Selasa (6/1/2026). Mengusung konsep terbuka, pelantikan ini menekankan kedekatan birokrasi dengan rakyat serta fokus pada percepatan pariwisata 2026.
Bangun Kesadaran Kritis, Iqbal Ardiansyah Ajak Pemuda Lampung Jadi Garda Terdepan Keadilan Sosial
Ketua KNPI Lampung, Iqbal Ardiansyah, mengajak generasi muda aktif mengawal hukum dan politik demi keadilan sosial. Dukung program Legal Course LBH Dharma Loka Nusantara sebagai wadah kesadaran kritis pemuda.
SMOKING GUN! Temuan NIK Ganda di Dokumen Lelang RSUD Metro Bongkar Dugaan Monopoli Proyek Fisik
Investigasi mengungkap skandal persekongkolan tender proyek infrastruktur di RSUD Jenderal Ahmad Yani, Kota Metro, TA 2024-2025. Ditemukan bukti “smoking gun” berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK) personel kunci yang ganda pada dua perusahaan peserta tender berbeda, mengindikasikan kendali tunggal dan perusahaan cangkang. Praktik manipulasi lain seperti rotasi pemenang (“tender arisan”) dan evaluasi harga yang menggugurkan penawar terendah demi memenangkan kontraktor tertentu dengan harga tinggi juga terungkap. Ketua LSM SIGAP, Okta Hariansyah, mendesak Kejaksaan dan KPPU untuk segera bertindak dan menyeret para pelaku.
Bongkar Dugaan Kartel Tender Dinkes Lampung Barat: Dari Anomali Way Mengaku hingga Proyek Labkesmas Rp13,5 Miliar
Investigasi tajam dugaan praktik KKN dan kartel tender di Dinas Kesehatan Lampung Barat di bawah kepemimpinan dr. Widyatmoko Kurniawan. Menguak anomali proyek Labkesmas Rp13,5 miliar, skandal penawaran 99% HPS, hingga jejak ‘kantor bersama’ kontraktor di Way Mengaku.
Bancakan Skandal APBD Lampung Barat: Aroma di Bagian Umum hingga Dugaan Kartel Proyek Tercium Busuk
Analisis RUP APBD Lampung Barat 2024 mengungkap dugaan korupsi sistematis. Mulai dari belanja Sultan di Bagian Umum Setda, siasat pemecahan paket proyek untuk menghindari tender, hingga indikasi kuat pengaturan lelang konstruksi di Dinas PUPR dan Disporapar. Publik mendesak APH segera bertindak.
DARURAT INTEGRITAS! RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro Diguncang Mega-Skandal Korupsi Sistematis
Artikel ini menyoroti desakan publik terhadap Aparat Penegak Hukum, khususnya Kejaksaan Negeri Metro, untuk segera meningkatkan status penyelidikan kasus dugaan korupsi di RSUD Jenderal Ahmad Yani ke tahap penyidikan penuh. Dugaan kerugian negara yang mencapai Rp10 Miliar menjadi dasar tuntutan tindakan tegas ini. Selain itu, artikel ini juga menekankan perlunya audit forensik menyeluruh oleh BPKP untuk menelusuri aliran dana dari pemenang tender kepada pejabat rumah sakit.
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.















