, ,

SMOKING GUN! Temuan NIK Ganda di Dokumen Lelang RSUD Metro Bongkar Dugaan Monopoli Proyek Fisik

Investigasi mengungkap skandal persekongkolan tender proyek infrastruktur di RSUD Jenderal Ahmad Yani, Kota Metro, TA 2024-2025. Ditemukan bukti “smoking gun” berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK) personel kunci yang ganda pada dua perusahaan peserta tender berbeda, mengindikasikan kendali tunggal dan perusahaan cangkang. Praktik manipulasi lain seperti rotasi pemenang (“tender arisan”) dan evaluasi harga yang menggugurkan penawar terendah demi memenangkan kontraktor tertentu dengan harga tinggi juga terungkap. Ketua LSM SIGAP, Okta Hariansyah, mendesak Kejaksaan dan KPPU untuk segera bertindak dan menyeret para pelaku.

Stiki
banner 400x130
, ,

Bongkar Dugaan Kartel Tender Dinkes Lampung Barat: Dari Anomali Way Mengaku hingga Proyek Labkesmas Rp13,5 Miliar

Investigasi tajam dugaan praktik KKN dan kartel tender di Dinas Kesehatan Lampung Barat di bawah kepemimpinan dr. Widyatmoko Kurniawan. Menguak anomali proyek Labkesmas Rp13,5 miliar, skandal penawaran 99% HPS, hingga jejak ‘kantor bersama’ kontraktor di Way Mengaku.

Stiki
, , , ,

Bancakan Skandal APBD Lampung Barat: Aroma di Bagian Umum hingga Dugaan Kartel Proyek Tercium Busuk

Analisis RUP APBD Lampung Barat 2024 mengungkap dugaan korupsi sistematis. Mulai dari belanja Sultan di Bagian Umum Setda, siasat pemecahan paket proyek untuk menghindari tender, hingga indikasi kuat pengaturan lelang konstruksi di Dinas PUPR dan Disporapar. Publik mendesak APH segera bertindak.

Stiki
, ,

DARURAT INTEGRITAS! RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro Diguncang Mega-Skandal Korupsi Sistematis

Artikel ini menyoroti desakan publik terhadap Aparat Penegak Hukum, khususnya Kejaksaan Negeri Metro, untuk segera meningkatkan status penyelidikan kasus dugaan korupsi di RSUD Jenderal Ahmad Yani ke tahap penyidikan penuh. Dugaan kerugian negara yang mencapai Rp10 Miliar menjadi dasar tuntutan tindakan tegas ini. Selain itu, artikel ini juga menekankan perlunya audit forensik menyeluruh oleh BPKP untuk menelusuri aliran dana dari pemenang tender kepada pejabat rumah sakit.

Stiki
, , ,

BOM WAKTU KORUPSI DINKES TUBA: Rp15,58 Miliar Anggaran “Siluman” Menganga, dari Perjalanan Fiktif hingga Pesta Konsumsi di Tengah Krisis Kesehatan

BOM WAKTU KORUPSI DINKES TUBA: Rp15,58 Miliar Anggaran “Siluman” Menganga, dari Perjalanan Fiktif hingga Pesta Konsumsi di Tengah Krisis Kesehatan. Investigasi mendalam TIMES AKURAT NEWS mengungkap dugaan skandal korupsi Rp15,58 Miliar di Dinas Kesehatan Tulang Bawang. Modus utamanya melalui anggaran perjalanan dinas dalam kota yang tidak masuk akal sebesar Rp11,4 Miliar dan belanja konsumsi fantastis Rp4,18 Miliar yang diduga kuat melanggar aturan pengadaan.

Stiki
, , , ,

SKANDAL UMRAH GRATIS & INSENTIF HANTU: Bongkar Dugaan Korupsi Sistematis di Bagian Kesra Lampung Barat

Investigasi mengungkap dugaan korupsi sistematis di Bagian Kesra Lampung Barat TA 2024. Modus meliputi mark-up paket Umrah gratis, subsidi silang ilegal untuk jemaah mandiri, insentif fiktif guru ngaji, hingga duplikasi anggaran OTD Haji dan pemecahan paket katering. Di tengah defisit APBD Rp4,99 Miliar, publik mendesak APH lakukan audit forensik menyeluruh.

Stiki
, , ,

Mengenal KWS KPK: Saluran Aman dan Rahasia untuk Melaporkan Korupsi

Mengenal KWS KPK: Saluran Aman dan Rahasia untuk Melaporkan Korupsi. Artikel ini mengupas secara detail mengenai KPK Whistleblower System (KWS), platform pengaduan rahasia dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Dijelaskan bagaimana masyarakat dapat melaporkan dugaan korupsi secara aman, fitur-fitur unggulannya seperti jaminan kerahasiaan dan pemantauan laporan, serta saluran pengaduan lain yang tersedia. Berita ini bertujuan untuk mengedukasi publik tentang cara berpartisipasi aktif dalam pemberantasan korupsi.

Stiki

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.