Artikel ini menyoroti desakan publik terhadap Aparat Penegak Hukum, khususnya Kejaksaan Negeri Metro, untuk segera meningkatkan status penyelidikan kasus dugaan korupsi di RSUD Jenderal Ahmad Yani ke tahap penyidikan penuh. Dugaan kerugian negara yang mencapai Rp10 Miliar menjadi dasar tuntutan tindakan tegas ini. Selain itu, artikel ini juga menekankan perlunya audit forensik menyeluruh oleh BPKP untuk menelusuri aliran dana dari pemenang tender kepada pejabat rumah sakit.
Hukum dan Kriminal
KPK Geledah Kediaman Pribadi Bupati Lamteng Ardito Wijaya Selama 3,5 Jam, Sita Uang Tunai dan Dokumen
Tepat di Hari Antikorupsi Sedunia, KPK menggeledah rumah pribadi Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, selama 3,5 jam di Karang Endah, Selasa (9/12/2025). Dalam operasi ini, penyidik menyita uang tunai Rp100 juta, buku rekening atas nama bupati dan istri, serta sejumlah dokumen penting. Penggeledahan terjadi saat Bupati Ardito sedang berada di rumah dinas usai menghadiri acara di Lampung Timur.
SKANDAL AMBULANCE HEBAT: Investigasi Bongkar Dugaan Honorarium Fiktif Setengah Miliar di Dinkes Lampung Barat
Investigasi mendalam mengungkap dugaan skandal keuangan di Dinkes Lampung Barat. Dokumen audit forensik menemukan indikasi honorarium fiktif “Monitoring Ambulance Hebat” senilai Rp486 juta di tengah kondisi defisit APBD dan tanpa adanya pengadaan armada baru. Ironisnya, anggaran krusial untuk penanganan stunting sebesar Rp38 miliar justru macet total dengan realisasi di bawah 1 persen, memicu pertanyaan besar terkait prioritas dan tata kelola anggaran dinas tersebut.
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
















