‎ ‎Times Akurat News ‎ ‎Akuratimes.com homepage TIMES AKURAT NEWS ‎ ‎ ‎  ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ Display a test ad Display a test ad Display a test ad
Tegas, Lugas, Independen.
Example 325x300
PemerintahanBeritaFeed GN

Sekdaprov Marindo: Bank Lampung Wajib Jadi Motor Utama Penggerak Ekonomi Daerah

7448
×

Sekdaprov Marindo: Bank Lampung Wajib Jadi Motor Utama Penggerak Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
Sekdaprov Marindo: Bank Lampung Wajib Jadi Motor Utama Penggerak Ekonomi Daerah

Sekdaprov Marindo: Bank Lampung Wajib Jadi Motor Utama Penggerak Ekonomi Daerah

BANDAR LAMPUNG – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan peran vital PT Bank Lampung sebagai instrumen strategis pemerintah daerah. Mengacu pada arahan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam Rapat Koordinasi tahun 2026, Bank Lampung diminta bertransformasi menjadi motor penggerak utama perekonomian daerah, bukan sekadar lembaga penyimpan dana.

Pernyataan ini disampaikan Marindo pada Senin (12/1/2026), menanggapi kinerja dan target Bank Pembangunan Daerah (BPD) tersebut ke depan.

Baca Selengkapnya
Example 300x600
Gulir ke Bawah ↓

 

Marindo mengapresiasi kinerja Bank Lampung yang mencatatkan pertumbuhan keuangan signifikan sepanjang tahun 2025. Namun, ia menekankan bahwa profitabilitas semata tidak lagi cukup menjadi tolak ukur keberhasilan.

“Laba yang baik harus diikuti dengan dampak ekonomi yang dirasakan langsung di tingkat daerah, terutama pedesaan. Bank Lampung harus memastikan langkahnya tidak hanya tercermin di neraca, tetapi juga dirasakan oleh masyarakat,” ujar Marindo.

Salah satu poin krusial yang disoroti Sekdaprov adalah besarnya potensi perputaran dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang mencapai angka kisaran Rp32 triliun per tahun.

Bank Lampung dinilai memiliki tanggung jawab untuk mengelola dana tersebut agar tetap beredar di dalam provinsi (money retention), sehingga menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi ekonomi lokal.

“Kita perlu memastikan bahwa perputaran dana tidak keluar dari Lampung. Oleh karena itu, fokus pada sektor riil dan kredit produktif menjadi sangat penting,” jelasnya.

Untuk mewujudkan dampak ekonomi yang nyata, Marindo mendorong pergeseran fokus portofolio kredit Bank Lampung. Ia meminta agar penyaluran kredit tidak lagi didominasi oleh sektor konsumtif, melainkan beralih secara agresif ke sektor produktif.

Beberapa sektor prioritas yang ditekankan meliputi:

  • Pertanian: Mendukung ketahanan pangan daerah.
  • UMKM & KUR Mikro: Memperkuat basis ekonomi kerakyatan.
  • Konstruksi & Industri: Mendorong pembangunan infrastruktur dan hilirisasi.

Menutup arahannya, Marindo menekankan pentingnya modernisasi layanan. Bank Lampung dituntut untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui perluasan jangkauan hingga ke tingkat desa dan penguatan ekosistem digitalisasi perbankan.

Sinergi antara program bank dengan program prioritas pemerintah daerah diyakini menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi Lampung yang inklusif dan berkelanjutan di tahun 2026.(*)

Sekdaprov Marindo: Bank Lampung Wajib Jadi Motor Utama Penggerak Ekonomi Daerah

Example 120x600
082373824496
𝐆𝐠. 𝐒𝐚𝐤𝐭𝐢 𝐍𝐨.40, 𝐒𝐮𝐫𝐚𝐛𝐚𝐲𝐚, 𝐊𝐞𝐜. 𝐊𝐞𝐝𝐚𝐭𝐨𝐧, 𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐝𝐚𝐫 𝐋𝐚𝐦𝐩𝐮𝐧𝐠, 35148, Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pendapatan Melesat! Tiga Jurus Jitu BPPRD Lampung Selatan Hadapi Tantangan Fiskal 2026
Pemerintahan

Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Lampung Selatan di bawah komando Plt. Iwan Chandra Gautama sukses mencetak lonjakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Kuartal I 2026. Melalui gebrakan inovasi jemput bola One Day Service Raboan, pemutihan denda PBB-P2, serta stimulus BPHTB, BPPRD membuktikan kinerja impresif dan transformasi birokrasi dalam menjawab tantangan fiskal daerah secara proaktif.

Genjot PAD, Pemprov Lampung Gelar Rapat Evaluasi Sektor Retribusi Daerah
Pemerintahan

Genjot PAD, Pemprov Lampung Gelar Rapat Evaluasi Sektor Retribusi Daerah. Pemprov Lampung gelar rapat evaluasi retribusi daerah Triwulan I-III 2025 yang dipimpin Asisten Administrasi Umum. Rapat ini membahas capaian dan strategi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menuju tata kelola yang transparan.

error: Content is protected !!
‎ ‎ ‎   ‎ ‎      ‎ ‎ ‎ ‎ ‎