‎ ‎Times Akurat News ‎ ‎Akuratimes.com homepage TIMES AKURAT NEWS ‎ ‎ ‎  ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ Display a test ad Display a test ad Display a test ad
Tegas, Lugas, Independen.
Example 325x300
PemerintahanBeritaFeed GNPendidikan

Kawal Stabilitas Ekonomi dan Integritas, BPKAD Lampung Ikuti Rakor Inflasi & Peluncuran Pendidikan Antikorupsi

7617
×

Kawal Stabilitas Ekonomi dan Integritas, BPKAD Lampung Ikuti Rakor Inflasi & Peluncuran Pendidikan Antikorupsi

Sebarkan artikel ini
Kawal Stabilitas Ekonomi dan Integritas, BPKAD Lampung Ikuti Rakor Inflasi & Peluncuran Pendidikan Antikorupsi

Kawal Stabilitas Ekonomi dan Integritas, BPKAD Lampung Ikuti Rakor Inflasi & Peluncuran Pendidikan Antikorupsi

 

Bandar Lampung, (Akuratimes.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mempertegas komitmen terhadap reformasi birokrasi. Hal ini ditunjukkan melalui partisipasi aktif Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026, Senin (11/05/2026).

Baca Selengkapnya
Example 300x600
Gulir ke Bawah ↓

Rapat yang digelar secara virtual dari Ruang Command Center Lantai II Diskominfotik Provinsi Lampung ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, serta dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan AKPD Ahli Muda BPKAD.

Selain fokus pada pengendalian inflasi, agenda strategis ini juga dirangkai dengan peluncuran nasional Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi, sebuah inisiatif untuk menanamkan karakter integritas pada generasi muda sejak dini.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ahmad Wiyagus, dalam arahannya menegaskan bahwa penguatan integritas aparatur dan pendidikan karakter adalah fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya.

“Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem birokrasi yang transparan dan akuntabel. Penguatan integritas harus dimulai dari pendidikan dan budaya kerja aparatur,” tegas Ahmad Wiyagus.

Ia menambahkan, reformasi birokrasi harus berjalan beriringan dengan upaya pencegahan korupsi yang sistematis dan berkelanjutan, sebagaimana yang tertuang dalam visi pembangunan nasional Asta Cita.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, menjelaskan bahwa peluncuran Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi ini ditujukan sebagai standar nasional bagi peserta didik, mulai dari jenjang PAUD hingga Sekolah Menengah.

Materi pendidikan tersebut dititikberatkan pada pembentukan karakter melalui penanaman 9 Nilai Integritas, yaitu:

  • Jujur dan Mandiri

  • Tanggung Jawab dan Berani

  • Sederhana dan Peduli

  • Disiplin, Adil, dan Kerja Keras

“Nilai-nilai ini diharapkan mampu membentuk budaya antikorupsi sejak usia dini serta menjadi fondasi kuat bagi terciptanya generasi masa depan yang berintegritas tinggi,” jelas Setyo.

Kehadiran BPKAD dalam agenda nasional ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemprov Lampung dalam mendukung kebijakan pusat. Pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada langkah-langkah teknis pengendalian inflasi melalui koordinasi lintas sektor, tetapi juga menaruh perhatian besar pada penguatan budaya antikorupsi.

Langkah ganda ini diharapkan mampu menjaga ritme pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik di Provinsi Lampung.(*) Kawal Stabilitas Ekonomi dan Integritas, BPKAD Lampung Ikuti Rakor Inflasi & Peluncuran Pendidikan Antikorupsi

Example 120x600
082373824496
𝐆𝐠. 𝐒𝐚𝐤𝐭𝐢 𝐍𝐨.40, 𝐒𝐮𝐫𝐚𝐛𝐚𝐲𝐚, 𝐊𝐞𝐜. 𝐊𝐞𝐝𝐚𝐭𝐨𝐧, 𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐝𝐚𝐫 𝐋𝐚𝐦𝐩𝐮𝐧𝐠, 35148, Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://rakyat.my.id/geger-modus-anggaran-rp147-miliar-diskominfotik-lamsel-terbongkar/
Korupsi

Dugaan penggelembungan anggaran Rencana Umum Pengadaan (RUP) 2025 senilai Rp14,7 miliar di Diskominfotik Lampung Selatan terbongkar. Kejanggalan mencakup alokasi belanja iklan raksasa, langganan koran yang tak efisien, pemecahan proyek ATK, hingga proyek internet miliaran rupiah yang tengah diselidiki Polda Lampung. Aparat penegak hukum didesak untuk segera melakukan audit forensik.

error: Content is protected !!
Index
‎ ‎ ‎   ‎ ‎      ‎ ‎ ‎ ‎ ‎