‎ ‎Times Akurat News ‎ ‎Akuratimes.com homepage TIMES AKURAT NEWS ‎ ‎ ‎  ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ Display a test ad Display a test ad Display a test ad
Tegas, Lugas, Independen.
Example 325x300
PendidikanBerita

Thomas Americo Wujudkan Bank Sampah Sekolah, Ciptakan Generasi Peduli Lingkungan

466
×

Thomas Americo Wujudkan Bank Sampah Sekolah, Ciptakan Generasi Peduli Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Thomas Americo Wujudkan Bank Sampah Sekolah, Ciptakan Generasi Peduli Lingkungan

Thomas Americo Wujudkan Bank Sampah Sekolah, Ciptakan Generasi Peduli Lingkungan

 

Bandar Lampung – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, di bawah kepemimpinan Thomas Americo, membuat gebrakan baru dengan meluncurkan Program Bank Sampah Sekolah untuk tingkat SMA dan SMK. Acara peresmian yang digelar di GSG SMAN 2 Bandar Lampung pada Kamis (21/08/2025) ini menjadi tonggak penting dalam upaya mengintegrasikan pendidikan karakter dengan kepedulian lingkungan.

Baca Selengkapnya
Example 300x600
Gulir ke Bawah ↓

 

Program yang diinisiasi oleh Disdikbud ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak. Peresmiannya dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, serta dihadiri oleh Kepala OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy, pimpinan perbankan, Ketua Forum CSR Lampung, dan ratusan siswa SMA/SMK.

 

Thomas Americo Wujudkan Bank Sampah Sekolah, Ciptakan Generasi Peduli Lingkungan

 

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan Nurlela mengapresiasi langkah Disdikbud Lampung. Ia menekankan bahwa masalah sampah di Lampung, yang mencapai 720 ribu ton per tahun, memerlukan solusi inovatif seperti ini. “Bisa dibayangkan, kalau sampah di sekolah saja bisa selesai dikelola, betapa banyak sampah yang tidak lagi menumpuk di TPA. Ini pekerjaan besar yang menjadi kewajiban kita semua,” kata Jihan.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Thomas Americo, selaku penggagas utama program ini, menegaskan bahwa Bank Sampah Sekolah bukan sekadar program pengelolaan limbah, melainkan sebuah kurikulum hidup untuk membentuk karakter siswa.

“Ini adalah laboratorium nyata bagi siswa untuk belajar tanggung jawab, kewirausahaan, dan kepedulian terhadap bumi,” ujar Thomas Americo. “Kami tidak hanya ingin mengurangi sampah, tetapi yang lebih penting adalah menanamkan mindset peduli lingkungan sejak dini. Program ini akan kami dorong untuk terintegrasi dengan kegiatan belajar agar menjadi budaya sekolah, bukan sekadar kewajiban.”

 

Kontribusi Thomas Americo dalam merancang program ini adalah memastikan adanya ekosistem yang berkelanjutan, di mana siswa tidak hanya memilah sampah, tetapi juga memahami nilai ekonomis dan dampak ekologis dari setiap tindakan mereka.

 

Dukungan terhadap program ini juga datang dari sektor perbankan. Kepala OJK Lampung, Otto Fitriandy, menilai program ini memberikan tiga manfaat utama: ekonomi, pembentukan karakter, dan kesadaran lingkungan. “Mengelola sampah memberikan manfaat ekonomi, melatih disiplin, serta menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan melalui konsep 3R,” ujarnya.

 

Sebagai wujud nyata, sejumlah bank seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, BSI, dan Bank Lampung secara simbolis menyerahkan buku tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) kepada perwakilan siswa. Melalui program ini, sampah yang disetor siswa akan dikonversi menjadi saldo tabungan yang dapat diakses melalui QRIS.

 

Dengan sinergi yang kuat antara Disdikbud, pemerintah daerah, dan sektor swasta, Thomas Americo berharap program Bank Sampah Sekolah ini mampu membentuk generasi muda Lampung yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter dan bertanggung jawab terhadap masa depan lingkungan.(*)

Example 120x600
082373824496
𝐆𝐠. 𝐒𝐚𝐤𝐭𝐢 𝐍𝐨.40, 𝐒𝐮𝐫𝐚𝐛𝐚𝐲𝐚, 𝐊𝐞𝐜. 𝐊𝐞𝐝𝐚𝐭𝐨𝐧, 𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐝𝐚𝐫 𝐋𝐚𝐦𝐩𝐮𝐧𝐠, 35148, Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gerak Cepat BPBD Selamatkan Puluhan Hektare Sawah di Limau
Berita

BPBD Tanggamus bergerak cepat menormalisasi bendungan irigasi di Kecamatan Limau. Inisiatif tanggap darurat ini sukses menyelamatkan puluhan hektare sawah petani dari ancaman gagal panen akibat kemarau. Baca kabar baik selengkapnya di sini!

Buka Peluang Investasi Hijau dengan Amazon, Pemprov Lampung Dorong Perdagangan Karbon Berkelanjutan
Pemerintahan

Pemerintah Provinsi Lampung membuka peluang kerja sama investasi hijau di sektor kehutanan, khususnya terkait perdagangan karbon (carbon trading), dengan perusahaan teknologi global Amazon. Langkah strategis yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Kehutanan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem, mendukung komitmen global penurunan emisi gas rumah kaca, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

error: Content is protected !!
‎ ‎ ‎   ‎ ‎      ‎ ‎ ‎ ‎ ‎