‎ ‎Times Akurat News ‎ ‎Akuratimes.com homepage TIMES AKURAT NEWS ‎ ‎ ‎  ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ Display a test ad Display a test ad Display a test ad
Tegas, Lugas, Independen.
Example 325x300
BeritaPemerintahan

Lewat HATINYA PKK, Purnama Wulan Sari Dorong Kemandirian Pangan dan Ekonomi Keluarga dari Pekarangan Rumah

327
×

Lewat HATINYA PKK, Purnama Wulan Sari Dorong Kemandirian Pangan dan Ekonomi Keluarga dari Pekarangan Rumah

Sebarkan artikel ini
Lewat HATINYA PKK, Purnama Wulan Sari Dorong Kemandirian Pangan dan Ekonomi Keluarga dari Pekarangan Rumah

Lewat HATINYA PKK, Purnama Wulan Sari Dorong Kemandirian Pangan dan Ekonomi Keluarga dari Pekarangan Rumah

 

LAMPUNG SELATAN – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, mengajak para ibu di seluruh Lampung untuk mengubah lahan pekarangan rumah menjadi sumber kekuatan bagi keluarga. Ajakan ini disampaikannya saat membuka “Pelatihan Pemanfaatan Lahan Pekarangan Rumah untuk Ketahanan Pangan Keluarga” di PKK Agropark, Sabahbalau, Lampung Selatan, pada Minggu (10/8/2025).

Baca Selengkapnya
Example 300x600
Gulir ke Bawah ↓

 

Di hadapan 200 peserta perwakilan dari 15 kabupaten/kota, Purnama Wulan Sari menekankan bahwa gerakan ini merupakan inti dari program HATINYA PKK, yaitu Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman. Program ini mendorong setiap keluarga untuk tidak hanya mempercantik halaman, tetapi juga menjadikannya produktif dengan menanam sayuran, tanaman obat, dan buah-buahan.

 

“Ketahanan keluarga terdiri dari beberapa elemen penting. Melalui pelatihan seperti hari ini, ibu-ibu dibekali ilmu untuk mengoptimalisasikan pekarangan rumah dalam menanam tanaman pokok dan buah-buahan sebagai fondasi ketahanan pangan,” ujar Purnama.

Lewat HATINYA PKK, Purnama Wulan Sari Dorong Kemandirian Pangan dan Ekonomi Keluarga dari Pekarangan Rumah

Menurut Purnama, inisiatif sederhana ini memiliki dampak ganda yang luar biasa. Pertama, dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara mandiri. Kedua, mampu menjadi pilar kemandirian ekonomi.

 

“Jika kita semua mulai dari sekarang memaksimalkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran, buah, dan tanaman obat, itu akan menjadi salah satu bentuk nyata dalam menunjang ekonomi keluarga,” tegasnya. “Ini akan mengurangi pengeluaran belanja harian, bahkan bisa membuka peluang usaha baru bagi keluarga.”

 

Purnama Wulan Sari menambahkan bahwa gerakan ini bukanlah sekadar wacana, melainkan sudah diimplementasikan secara masif di seluruh penjuru Lampung. Salah satu aksi konkret yang telah berjalan adalah penyerahan dan penanaman bibit cabai di desa-desa untuk mengendalikan inflasi dari unit terkecil, yaitu keluarga.

 

“Kami, Pengurus TP PKK Provinsi Lampung, juga telah mengimplementasikan pemanfaatan lahan pekarangan pada Desa TAPIS, yaitu Desa Binaan kami di 15 Kabupaten/Kota,” ungkapnya.

 

Pelatihan ini diharapkan dapat mencetak lebih banyak lagi keluarga tangguh yang tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, tetapi juga memiliki kekuatan ekonomi untuk menghadapi tantangan di masa depan, dimulai dari halaman rumah mereka sendiri.(*)

Lewat HATINYA PKK, Purnama Wulan Sari Dorong Kemandirian Pangan dan Ekonomi Keluarga dari Pekarangan Rumah

Example 120x600
082373824496
𝐆𝐠. 𝐒𝐚𝐤𝐭𝐢 𝐍𝐨.40, 𝐒𝐮𝐫𝐚𝐛𝐚𝐲𝐚, 𝐊𝐞𝐜. 𝐊𝐞𝐝𝐚𝐭𝐨𝐧, 𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐝𝐚𝐫 𝐋𝐚𝐦𝐩𝐮𝐧𝐠, 35148, Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Data BPS Buktikan Lampung Jadi Provinsi dengan Tingkat Inflasi Tahunan Terendah se-Indonesia
Pemerintahan

Provinsi Lampung berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menduduki posisi pertama sebagai provinsi dengan tingkat inflasi tahunan terendah di Indonesia berdasarkan rilis data Badan Pusat Statistik (BPS). Keberhasilan pengendalian harga yang ditopang oleh performa Kota Bandar Lampung dan Kota Metro ini diiringi dengan instruksi tegas dari Kemendagri agar seluruh daerah terus proaktif menjaga stabilitas pasar.

Lebih jauh, Gubernur Mirza menyoroti pentingnya optimalisasi Kerja Sama Antar Daerah (KAD) untuk memastikan terdistribusinya komoditas pangan dari wilayah yang surplus ke wilayah yang defisit. Ia menegaskan tidak ada ruang bagi ego sektoral, karena seluruh elemen berada di perahu yang sama demi memastikan masyarakat Lampung dapat menyambut Ramadhan dengan harga yang terkendali. Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Bank Indonesia yang selama ini menjadi mitra strategis dalam mengawal inflasi daerah. Menyambung hal tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, mengingatkan seluruh pihak untuk mewaspadai fenomena demand-pull inflation, yaitu potensi kenaikan harga yang murni dipicu oleh lonjakan permintaan konsumen selama Ramadhan dan Idulfitri. Meskipun memuji rekor inflasi Lampung di angka 1,25 persen, Bimo menekankan bahwa kewaspadaan berlapis harus terus ditingkatkan agar tren positif tersebut tidak berbalik arah dalam beberapa pekan ke depan. Sebagai bentuk dukungan penuh, Bank Indonesia berkomitmen untuk terus mendampingi TPID melalui penyediaan analisis data dan proyeksi komoditas penyumbang inflasi secara seketika (real time), terutama untuk kelompok pangan bergejolak (volatile foods) seperti cabai, bawang merah, dan daging. Digitalisasi pemantauan harga juga akan terus difokuskan guna mempercepat lahirnya kebijakan yang adaptif. Rangkaian HLM ini kemudian ditutup dengan pemaparan kesiapan teknis dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Bulog Lampung, Ditreskrimsus Polda Lampung, serta Pertamina Regional Lampung. Kegiatan ini turut dihadiri secara lengkap oleh jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Sekdaprov, para Wali Kota dan Bupati se-Provinsi Lampung, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, serta jajaran Kepala BUMD di lingkungan Pemprov Lampung.
Pemerintahan

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin pertemuan tingkat tinggi (High Level Meeting) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan dan Idulfitri 1447 H. Gubernur Mirza menginstruksikan langkah konkret dan sinergi lintas sektoral untuk mencegah lonjakan harga, memberantas penimbunan, serta memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang.

DPRD Lampung Dukung Penuh Riset Peningkatan Produktivitas Padi Lahan Rawa
Pemerintahan

Anggota Komisi V DPRD Lampung, Agus Sutanto, ST, menghadiri FGD Balitbangda tentang peningkatan produktivitas padi di lahan rawa, bagian dari visi Lampung sebagai Lumbung Pangan Nasional. Diskusi ini melibatkan pakar pertanian untuk merumuskan strategi riset dan teknologi guna meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan petani, menegaskan dukungan legislatif terhadap ketahanan pangan daerah.

error: Content is protected !!
‎ ‎ ‎   ‎ ‎      ‎ ‎ ‎ ‎ ‎